Cara Mengiritkan Solar Truk dan Menghilangkan Pencurian Bahan Bakar Mesin

Cara Mengiritkan Solar Truk

Solar merupakan komponen pengeluaran terbesar dalam operasional truk logistik, biayanya dapat mencapai hingga 30–40% dari total Operational Expenditure (OPEX). Maka dari itu, penghematan kecil dalam konsumsi solar pada setiap ritase saja sudah bisa menghasilkan efisiensi anggaran hingga jutaan Rupiah setiap bulannya. Untuk mencapainya, perusahaan perlu mengatasi dua sumber utama inefisiensi, yaitu pemborosan akibat gaya mengemudi dan kondisi mesin, serta kebocoran solar karena terjadinya pencurian dengan pendekatan holistik yang mencakup aspek teknis, aspek manusia, dan aspek teknologi, demi menjaga dan mengamankan margin profit armada secara berkelanjutan. Simak penjelasan cara mengiritkan solar truk melalui artikel TransTRACK berikut ini!

Pilar 1: Strategi Teknis dan Perawatan (Optimasi Kendaraan)

Kondisi fisik truk berpengaruh langsung terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar dan kinerja operasional. Komponen-komponen seperti mesin, ban, dan sistem transmisi yang tidak dalam keadaan baik akan meningkatkan konsumsi solar secara signifikan. Oleh karena itu, strategi teknis dan optimasi kendaraan menjadi point penting dalam menjaga performa truk tetap optimal dan hemat bahan bakar. Berikut adalah beberapa contoh strategi teknis:

Perawatan Mesin Sesuai Jadwal (Preventive Maintenance)

  • Melakukan pemeriksaan dan perawatan mesin secara berkala sesuai jadwal
  • Mengganti filter bahan bakar, filter udara, dan oli mesin tepat waktu (secara rutin)
  • Mesin dengan pembakaran optimal memakan lebih sedikit solar
  • Mesin yang “sehat” (terawat) dapat menghemat solar hingga 10%

Manajemen Ban dan Tekanan Udara

  • Memeriksa dan memantau tekanan udara ban secara berkala
  • Memastikan tekanan ban ideal sesuai standar dan muatan
  • Tekanan ban yang rendah akan meningkatkan gesekan (rolling resistance) dan memaksa mesin untuk menarik beban lebih keras
  • Wajib melakukan pengecekan visual sebelum perjalanan (P2H)

Optimalisasi Berat dan Aerodinamika

  • Hindari kelebihan muatan (overload) karena akan meningkatkan kebutuhan daya mesin secara eksponensial
  • Pastikan penutup terpal atau kontainer terpasang rapat dan rapi untuk mengurangi hambatan angin

Pilar 2: Strategi Manajerial dan Pengemudi (Perilaku Aman & Hemat)

Selain aspek teknis dan kondis fisik kendaraan, faktor manusia juga memiliki peran besar dalam efisiensi operasional armada. Gaya mengemudi yang tidak terkendali serta pemilihan rute yang kurang efisien dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar berlebih dan tidak sesuai perkiraan awal. Oleh karena itu, strategi manajerial dan pengemudi menjadi komponen penting dalam mengendalikan konsumsi solar secara optimal. Berikut adalah beberapa contoh strategi manajerial dan pengemudi:

Kebijakan Anti-Idling (Mesin Diam)

  • Terapkan kebijakan ketat mengenai idling time (Anti-Idling)
  • Apabila truk berhenti lebih dari 3-5 menit ketika menunggu waktu bongkar-muat (istirahat), mesin wajib dimatikan
  • Idling time dapat memakan 1-3 liter solar per jam

Pelatihan Eco-Driving dan Gaya Mengemudi Efisien

  • Berfokus pada gaya mengemudi dengan smooth acceleration (akselerasi halus) dan anticipatory braking (mengerem perlahan)
  • Truk harus dijalankan pada RPM (revolutions per minute) optimal (sweet spot)
  • Strategi ini harus diintegrasikan dengan Fleet Management System karena kebiasaan ini harus diukur dengan akurat bukan diasumsikan.

Perencanaan Rute Cerdas (Route Optimization)

  • Menggunakan teknologi canggih untuk menetapkan rute terbaik berdasarkan berbagai kondisi dan perhitungan yang akurat
  • Mengikuti rute yang sudah ditetapkan sistem (bukan inisiatif pengemudi)
  • Rute terpendek bukan berarti rute tercepat dan paling hemat solar 

Pilar 3: Solusi Teknologi untuk Mengamankan Solar Truk

Cara mengiritkan solar truk dan pengamanan nya menjadi prioritas utama dalam dunia operasional logistik mengingat tingginya potensi kehilangan akibat pencurian maupun pemborosan tidak terdeteksi yang dapat berujung pada sejumlah pengeluaran tidak terencana dan menipisnya margin profit. Dalam era digitalisasi ini, Fleet Management System dari TransTRACK hadir sebagai solusi teknologi yang mampu memantau volume BBM secara akurat dan mendeteksi setiap penurunan tidak wajar. Berikut beberapa keunggulan pada teknologi Fleet Management System dari TransTRACK:

Sensor Bahan Bakar Presisi (Fuel Monitoring System)

  • Peran: Sensor kapasitif yang terpasang di tangki memberikan data volume solar secara real-time dan akurat
  • Manfaat: Mendeteksi penurunan solar yang tidak wajar (indikasi pencurian atau kening solar) dan mencegah terjadinya manipulasi struk pengisian BBM

Monitoring Perilaku Pengemudi Real-Time

  • Peran: Teknologi ini mencatat secara akurat setiap perilaku para pengemudi, mulai dari speeding hingga harsh braking, serta mencatat durasi idling time per pengemudi 
  • Manfaat: Menghasilkan Driver Score yang objektif untuk menentukan bonus penghematan atau pelatihan ulang bagi para pengemudi 

Laporan Kinerja Solar Otomatis

  • Peran: Fleet Management System menyajikan laporan liter/km atau km/liter per pengemudi dan per truk, memudahkan perusahaan untuk membandingkan efisiensi dan mengidentifikasi pengemudi atau unit truk yang melakukan pemborosan.

Kesimpulan

Cara mengiritkan solar truk tidak bisa dicapai hanya dengan satu pendekatan, melainkan melalui perpaduan berbagai kebijakan operasional yang disiplin, maintenance mesin yang optimal, serta pemanfaatan teknologi yang tepat. Teknologi berbasis real-time seperti Fuel Monitoring pada Fleet Management System memiliki peran penting dalam memantau konsumsi bahan bakar secara akurat dan mendeteksi potensi penyalahgunaan atau pencurian. Dengan kolaborasi antara faktor manusia, teknis, dan sistem monitoring, efisiensi operasional dapat ditingkatkan sekaligus menjaga margin profit perusahaan.

Amankan profit dan operasional Anda. Mulai implementasikan solusi Fleet Management System TransTRACK sekarang untuk mengontrol setiap tetes solar. Hubungi kami untuk demo.

Fleet Management System

FAQ

Berapa penghematan yang bisa dicapai jika menerapkan Eco-Driving?

Pelatihan Eco-Driving yang didukung monitoring FMS dapat menghasilkan penghematan solar sebesar 5% hingga 15% dari total konsumsi.

Apakah AC truk memengaruhi konsumsi solar secara signifikan?

Ya, penggunaan AC (terutama saat idling) menambah beban mesin dan secara langsung memengaruhi konsumsi bahan bakar bus solar, namun seringkali merupakan kebutuhan.

Apakah kecepatan berkendara memengaruhi konsumsi solar truk?

Ya, mengemudi dengan kecepatan stabil dan sesuai batas aman dapat mengurangi konsumsi solar. Sebaliknya, akselerasi mendadak dan pengereman berlebihan justru meningkatkan pemborosan bahan bakar.

Seberapa penting perawatan rutin dalam efisiensi bahan bakar truk?

Sangat penting. Filter bahan bakar bersih, tekanan ban yang sesuai, dan kondisi mesin optimal membantu pembakaran slebih efisien dan mengurangi konsumsi solar.

Apakah pemilihan rute berpengaruh terhadap penghematan solar?  

Tentu. Rute dengan kemacetan, tanjakan tajam, atau jalan rusak dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Gunakan sistem navigasi atau FMS untuk memilih rute paling efisien.

Topik :

perawatan kendaraan

Rekomendasi Artikel