Kurangi Dwelling Time di Pelabuhan dengan Truck Appointment System TransTRACK
Diposting pada Januari 23, 2026 oleh Nur Wachda Mihmidati
Dwelling time menjadi salah satu indikator penting dalam efisiensi operasional pelabuhan dan yard logistik. Waktu tinggal kargo yang terlalu lama sering menimbulkan antrean truk, penumpukan di area penumpukan (yard), dan biaya tambahan seperti demurrage. Truck Appointment System (TAS) TransTRACK hadir sebagai solusi digital yang memungkinkan penjadwalan kedatangan truk secara terstruktur, meminimalkan antrean, dan meningkatkan produktivitas operasional secara keseluruhan.
Memahami Korelasi Antara Antrean Truk dan Dwelling Time
Antrean truk yang panjang di area gerbang pelabuhan secara langsung memperpanjang dwelling time. Ketika truk tidak dapat segera masuk atau keluar, kargo tetap tertahan di area penumpukan (yard). Akibatnya, waktu tinggal kontainer di pelabuhan meningkat meskipun proses bongkar muat di dermaga telah selesai.
Dwelling time yang tinggi umumnya bukan disebabkan oleh aktivitas di laut, melainkan oleh inefisiensi di sisi darat. Kurangnya sinkronisasi antara jadwal kapal, kesiapan truk, sistem gate, dan operasional gudang menciptakan bottleneck transportasi darat. Tanpa koordinasi yang baik, arus keluar-masuk kargo terhambat dan dwelling time pun sulit ditekan.
Apa Itu Truck Appointment System (TAS)?
Truck Appointment System (TAS) adalah platform digital yang memungkinkan perusahaan truk memesan slot waktu tertentu (time slot) untuk pengambilan atau pengiriman kontainer di pelabuhan atau gudang.
TAS bekerja dengan menyinkronkan ketersediaan kargo di yard dengan jadwal kedatangan armada secara real-time, sehingga antrean truk dapat diminimalkan dan proses bongkar muat menjadi lebih efisien.
Manfaat TAS dalam Mengurangi Dwelling Time
Penggunaan Truck Appointment System (TAS) tidak hanya mengatur kedatangan truk, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional di yard. Dengan visibilitas real-time dan penjadwalan terstruktur, TAS membantu mengurangi antrean, mempercepat proses gerbang, dan menyiapkan kargo lebih optimal. Berikut manfaat utama TAS yang dapat menekan dwelling time:
- Menghilangkan Penumpukan Truk di Jam Sibuk (Peak Shaving)
TAS mendistribusikan kedatangan truk secara merata sepanjang hari, mencegah lonjakan antrean yang biasanya terjadi di pagi atau sore hari. - Mempercepat Proses Gate-In dan Gate-Out
Data truk yang sudah masuk ke sistem sebelum kedatangan memungkinkan verifikasi di gerbang lebih cepat dan paperless, sehingga antrean berkurang. - Optimasi Penyiapan Kargo (Pre-Staging)
Operator terminal mengetahui jadwal kedatangan truk, sehingga kontainer dapat dipersiapkan di lokasi yang mudah dijangkau, mengurangi waktu pencarian dan mempercepat proses bongkar muat.
Langkah Implementasi TAS untuk Efisiensi Maksimal
Agar Truck Appointment System (TAS) memberikan manfaat optimal, implementasinya perlu dilakukan secara strategis dan terintegrasi. Pendekatan yang tepat tidak hanya mempermudah alur truk, tetapi juga menurunkan dwelling time dan meningkatkan produktivitas yard. Berikut panduan langkah-langkah implementasinya:
Integrasi dengan TOS (Terminal Operating System)
Menghubungkan jadwal truk dengan data inventaris kargo di TOS memungkinkan sinkronisasi real-time antara kedatangan truk dan ketersediaan kontainer. Hal ini mencegah penumpukan di yard dan memudahkan penyiapan kargo. Dengan integrasi ini, alur operasional menjadi lebih efisien dan dwelling time dapat ditekan.
Penerapan Sistem Penalti dan Insentif
Memberikan prioritas bagi truk yang datang tepat waktu sesuai slot mendorong disiplin armada. Sebaliknya, penerapan penalti untuk keterlambatan menekan praktik antre sembarangan. Strategi ini menjaga kedisiplinan jadwal dan mengurangi lonjakan antrean di gerbang.
Monitoring Real-time via Mobile App
Pengemudi dapat memantau status slot mereka secara real-time melalui aplikasi mobile, sehingga lebih mudah menyesuaikan waktu kedatangan. Informasi langsung ini mengurangi ketidakpastian dan waktu tunggu di gerbang. Dengan monitoring aktif, alur keluar-masuk truk lebih lancar dan dwelling time berkurang.
Perbandingan: Tanpa TAS vs. Menggunakan TAS
Sebelum menggunakan Truck Appointment System (TAS), operasional yard dan gerbang sering menghadapi antrean panjang, verifikasi manual, dan penyiapan kargo yang tidak optimal, yang semuanya berkontribusi pada dwelling time tinggi. Dengan TAS, alur kedatangan truk, proses gate, dan penyiapan kontainer dapat diatur secara terstruktur dan real-time, sehingga efisiensi meningkat. Berikut perbandingan antara kondisi tanpa TAS dan ketika TAS diterapkan:
| Aspek | Tanpa TAS | Menggunakan TAS |
| Antrean Truk | Sering menumpuk di gerbang, terutama saat jam sibuk | Kedatangan truk terdistribusi merata sepanjang hari |
| Proses Gate-In / Gate-Out | Lambat, banyak verifikasi manual dan paperwork | Cepat, verifikasi paperless dan terjadwal |
| Penyiapan Kargo (Pre-Staging) | Kontainer sulit dipersiapkan, butuh waktu pencarian | Kargo siap di lokasi strategis sesuai jadwal truk |
| Dwelling Time | Tinggi, kargo tertahan lebih lama di yard | Rendah, alur keluar-masuk kargo lebih efisien |
| Kepatuhan Jadwal Truk | Sulit dikontrol, keterlambatan sering terjadi | Tinggi, penalti & insentif mendorong ketepatan waktu |
| Visibilitas Operasional | Terbatas, koordinasi sulit | Real-time, pengemudi dan operator dapat memantau slot |
Integrasi TAS dengan FMS TransTRACK
Menggabungkan Truck Appointment System (TAS) dengan Fleet Management System (FMS) TransTRACK memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih menyeluruh terhadap alur logistik. Sinkronisasi ini memastikan arus kargo dari yard hingga pengiriman armada dapat dipantau secara real-time, sehingga efisiensi operasional meningkat.
Data janji temu (appointment) yang tercatat di TAS dapat disinkronkan dengan fitur ETA (Estimated Time of Arrival) pada TransTRACK. Hal ini memungkinkan operator dan pengemudi memantau perkiraan kedatangan secara akurat dan menyesuaikan jadwal operasional dengan lebih baik.
Dengan kepastian jadwal kedatangan di pelabuhan, perusahaan truk dapat merencanakan ritase berikutnya secara presisi. Hasilnya, utilisasi armada meningkat, waktu tunggu berkurang, dan alur distribusi menjadi lebih efisien.
Kesimpulan
Dwelling time yang tinggi sering kali disebabkan oleh antrean truk di gerbang dan inefisiensi koordinasi transportasi darat. Dengan implementasi Truck Appointment System (TAS), kedatangan truk dapat dijadwalkan secara terstruktur, proses gate menjadi lebih cepat, dan penyiapan kargo dapat dioptimalkan, sehingga dwelling time berkurang signifikan. Integrasi TAS dengan FMS TransTRACK menambah visibilitas end-to-end dan memungkinkan pengelolaan ritase armada secara presisi.
Tingkatkan efisiensi operasional pelabuhan Anda dengan menggunakan Truck Appointment System dari TransTRACK dan rasakan pengurangan dwelling time secara nyata.

FAQ: Dwelling Time & TAS
Apakah TAS bisa benar-benar menurunkan biaya logistik?
Ya, dengan berkurangnya dwelling time, biaya penumpukan (yard fees) dan denda demurrage dapat diminimalisir, sehingga operasional menjadi lebih efisien.
Apa tantangan terbesar dalam menerapkan TAS?
Tantangan utama adalah memastikan koordinasi dan kepatuhan dari pihak pengelola transportasi (truk) agar datang tepat waktu sesuai slot yang telah ditentukan.
Bagaimana TAS membantu mengurangi antrean di gerbang pelabuhan?
TAS mendistribusikan kedatangan truk secara merata sepanjang hari, mencegah lonjakan antrean di jam sibuk dan mempercepat proses gate-in/gate-out.
Apakah TAS bisa diintegrasikan dengan sistem pelabuhan lain?
Ya, TAS dapat disinkronkan dengan Terminal Operating System (TOS) dan Fleet Management System (FMS) seperti TransTRACK untuk visibilitas end-to-end dan pengelolaan ritase armada yang lebih presisi.
Postingan Terbaru
Peran AIS System dalam Navigasi Aman dan Efisiensi Logistik Maritim
Januari 22, 2026Peran E-Seal dalam Meningkatkan Efisiensi Distribusi Logistik
Januari 22, 2026Topik :
English

