Kurangi Dwelling Time di Pelabuhan dengan Truck Appointment System TransTRACK

Dwelling Time

Dwelling time menjadi salah satu indikator penting dalam efisiensi operasional pelabuhan dan yard logistik. Waktu tinggal kargo yang terlalu lama sering menimbulkan antrean truk, penumpukan di area penumpukan (yard), dan biaya tambahan seperti demurrage. Truck Appointment System (TAS) TransTRACK hadir sebagai solusi digital yang memungkinkan penjadwalan kedatangan truk secara terstruktur, meminimalkan antrean, dan meningkatkan produktivitas operasional secara keseluruhan.

Memahami Korelasi Antara Antrean Truk dan Dwelling Time

Antrean truk yang panjang di area gerbang pelabuhan secara langsung memperpanjang dwelling time. Ketika truk tidak dapat segera masuk atau keluar, kargo tetap tertahan di area penumpukan (yard). Akibatnya, waktu tinggal kontainer di pelabuhan meningkat meskipun proses bongkar muat di dermaga telah selesai.

Dwelling time yang tinggi umumnya bukan disebabkan oleh aktivitas di laut, melainkan oleh inefisiensi di sisi darat. Kurangnya sinkronisasi antara jadwal kapal, kesiapan truk, sistem gate, dan operasional gudang menciptakan bottleneck transportasi darat. Tanpa koordinasi yang baik, arus keluar-masuk kargo terhambat dan dwelling time pun sulit ditekan.

Apa Itu Truck Appointment System (TAS)?

Truck Appointment System (TAS) adalah platform digital yang memungkinkan perusahaan truk memesan slot waktu tertentu (time slot) untuk pengambilan atau pengiriman kontainer di pelabuhan atau gudang.

TAS bekerja dengan menyinkronkan ketersediaan kargo di yard dengan jadwal kedatangan armada secara real-time, sehingga antrean truk dapat diminimalkan dan proses bongkar muat menjadi lebih efisien.

Manfaat TAS dalam Mengurangi Dwelling Time

Penggunaan Truck Appointment System (TAS) tidak hanya mengatur kedatangan truk, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional di yard. Dengan visibilitas real-time dan penjadwalan terstruktur, TAS membantu mengurangi antrean, mempercepat proses gerbang, dan menyiapkan kargo lebih optimal. Berikut manfaat utama TAS yang dapat menekan dwelling time:

  • Menghilangkan Penumpukan Truk di Jam Sibuk (Peak Shaving)
    TAS mendistribusikan kedatangan truk secara merata sepanjang hari, mencegah lonjakan antrean yang biasanya terjadi di pagi atau sore hari.
  • Mempercepat Proses Gate-In dan Gate-Out
    Data truk yang sudah masuk ke sistem sebelum kedatangan memungkinkan verifikasi di gerbang lebih cepat dan paperless, sehingga antrean berkurang.
  • Optimasi Penyiapan Kargo (Pre-Staging)
    Operator terminal mengetahui jadwal kedatangan truk, sehingga kontainer dapat dipersiapkan di lokasi yang mudah dijangkau, mengurangi waktu pencarian dan mempercepat proses bongkar muat.

Langkah Implementasi TAS untuk Efisiensi Maksimal

Agar Truck Appointment System (TAS) memberikan manfaat optimal, implementasinya perlu dilakukan secara strategis dan terintegrasi. Pendekatan yang tepat tidak hanya mempermudah alur truk, tetapi juga menurunkan dwelling time dan meningkatkan produktivitas yard. Berikut panduan langkah-langkah implementasinya:

Integrasi dengan TOS (Terminal Operating System)

Menghubungkan jadwal truk dengan data inventaris kargo di TOS memungkinkan sinkronisasi real-time antara kedatangan truk dan ketersediaan kontainer. Hal ini mencegah penumpukan di yard dan memudahkan penyiapan kargo. Dengan integrasi ini, alur operasional menjadi lebih efisien dan dwelling time dapat ditekan.

Penerapan Sistem Penalti dan Insentif

Memberikan prioritas bagi truk yang datang tepat waktu sesuai slot mendorong disiplin armada. Sebaliknya, penerapan penalti untuk keterlambatan menekan praktik antre sembarangan. Strategi ini menjaga kedisiplinan jadwal dan mengurangi lonjakan antrean di gerbang.

Monitoring Real-time via Mobile App

Pengemudi dapat memantau status slot mereka secara real-time melalui aplikasi mobile, sehingga lebih mudah menyesuaikan waktu kedatangan. Informasi langsung ini mengurangi ketidakpastian dan waktu tunggu di gerbang. Dengan monitoring aktif, alur keluar-masuk truk lebih lancar dan dwelling time berkurang.

Perbandingan: Tanpa TAS vs. Menggunakan TAS

Sebelum menggunakan Truck Appointment System (TAS), operasional yard dan gerbang sering menghadapi antrean panjang, verifikasi manual, dan penyiapan kargo yang tidak optimal, yang semuanya berkontribusi pada dwelling time tinggi. Dengan TAS, alur kedatangan truk, proses gate, dan penyiapan kontainer dapat diatur secara terstruktur dan real-time, sehingga efisiensi meningkat. Berikut perbandingan antara kondisi tanpa TAS dan ketika TAS diterapkan:

AspekTanpa TASMenggunakan TAS
Antrean TrukSering menumpuk di gerbang, terutama saat jam sibukKedatangan truk terdistribusi merata sepanjang hari
Proses Gate-In / Gate-OutLambat, banyak verifikasi manual dan paperworkCepat, verifikasi paperless dan terjadwal
Penyiapan Kargo (Pre-Staging)Kontainer sulit dipersiapkan, butuh waktu pencarianKargo siap di lokasi strategis sesuai jadwal truk
Dwelling TimeTinggi, kargo tertahan lebih lama di yardRendah, alur keluar-masuk kargo lebih efisien
Kepatuhan Jadwal TrukSulit dikontrol, keterlambatan sering terjadiTinggi, penalti & insentif mendorong ketepatan waktu
Visibilitas OperasionalTerbatas, koordinasi sulitReal-time, pengemudi dan operator dapat memantau slot

Integrasi TAS dengan FMS TransTRACK

Menggabungkan Truck Appointment System (TAS) dengan Fleet Management System (FMS) TransTRACK memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih menyeluruh terhadap alur logistik. Sinkronisasi ini memastikan arus kargo dari yard hingga pengiriman armada dapat dipantau secara real-time, sehingga efisiensi operasional meningkat.

Data janji temu (appointment) yang tercatat di TAS dapat disinkronkan dengan fitur ETA (Estimated Time of Arrival) pada TransTRACK. Hal ini memungkinkan operator dan pengemudi memantau perkiraan kedatangan secara akurat dan menyesuaikan jadwal operasional dengan lebih baik.

Dengan kepastian jadwal kedatangan di pelabuhan, perusahaan truk dapat merencanakan ritase berikutnya secara presisi. Hasilnya, utilisasi armada meningkat, waktu tunggu berkurang, dan alur distribusi menjadi lebih efisien.

Kesimpulan

Dwelling time yang tinggi sering kali disebabkan oleh antrean truk di gerbang dan inefisiensi koordinasi transportasi darat. Dengan implementasi Truck Appointment System (TAS), kedatangan truk dapat dijadwalkan secara terstruktur, proses gate menjadi lebih cepat, dan penyiapan kargo dapat dioptimalkan, sehingga dwelling time berkurang signifikan. Integrasi TAS dengan FMS TransTRACK menambah visibilitas end-to-end dan memungkinkan pengelolaan ritase armada secara presisi.

Tingkatkan efisiensi operasional pelabuhan Anda dengan menggunakan Truck Appointment System dari TransTRACK dan rasakan pengurangan dwelling time secara nyata.

Truck Appointment System

FAQ: Dwelling Time & TAS

Apakah TAS bisa benar-benar menurunkan biaya logistik?

Ya, dengan berkurangnya dwelling time, biaya penumpukan (yard fees) dan denda demurrage dapat diminimalisir, sehingga operasional menjadi lebih efisien.

Apa tantangan terbesar dalam menerapkan TAS?

Tantangan utama adalah memastikan koordinasi dan kepatuhan dari pihak pengelola transportasi (truk) agar datang tepat waktu sesuai slot yang telah ditentukan.

Bagaimana TAS membantu mengurangi antrean di gerbang pelabuhan?

TAS mendistribusikan kedatangan truk secara merata sepanjang hari, mencegah lonjakan antrean di jam sibuk dan mempercepat proses gate-in/gate-out.

Apakah TAS bisa diintegrasikan dengan sistem pelabuhan lain?

Ya, TAS dapat disinkronkan dengan Terminal Operating System (TOS) dan Fleet Management System (FMS) seperti TransTRACK untuk visibilitas end-to-end dan pengelolaan ritase armada yang lebih presisi.

Topik :

logistik

Rekomendasi Artikel