Upaya Pengembangan Digital Tourism di Bali, TransTRACK Terapkan Sistem Manajemen Keselamatan

Posted on

digital tourism

Bali (13/09/2023) – Dalam rangka meningkatkan peran Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat terkait penyelenggaraan Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2023, TransTRACK menghadiri Rapat Koordinasi Kegiatan Pemerintahan dan Pembangunan antar Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/ Kota di Bali, melalui Peningkatan Daya Saing Wilayah Berbasis Kawasan dan Strategis Nasional dengan Tema Digital Tourism, “Pengembangan Pariwisata Digital dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Wilayah Berbasis Kawasan dan Strategis Nasional”.

Acara digital tourism tersebut diselenggarakan di Swiss-Belresort Watu Jimbar, Jalan Danau Tamblingan No. 99A, Sanur-Denpasar, Sanur, Bali. Melalui acara ini pula, TransTRACK ikut hadir memberi solusi terkait pengembangan pariwisata digital dengan Fleet Management System.

Acara tersebut membahas mengenai sistem pelabelan angkutan pariwisata provinsi Bali, Kreta Bali Smita. Sistem pelabelan ini merupakan gagasan dari pemerintah provinsi Bali untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi turis yang berwisata di Bali. Dengan adanya standarisasi label ini akan meningkatkan pelayanan & bisnis bagi para pengusaha angkutan pariwisata. 

Setiap kendaraan pariwisata akan ditinjau mulai dari aspek administrasi, keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan dan keteraturan. Kendaraan yang lolos uji akan diberikan label yang artinya kendaraan tersebut telah dinyatakan aman digunakan dalam angkutan pariwisata. 

Salah satu persyaratan untuk pelabelan ini adalah penggunaan Fleet Management System yang dapat memantau lokasi dan perjalanan setiap kendaraan pariwisata, perilaku pengemudi dan penggunaan bahan bakar untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, dan efisiensi operasional kendaraan.

Melalui organisasi Intelegence Transport System Indonesia, TransTRACK ditunjuk untuk menyediakan sistem pelabelan kendaraan pariwisata di provinsi Bali. TransTRACK sendiri menyediakan sistem pengelolaan kendaraan yang dapat memantau lokasi dalam perjalanan setiap kendaraan pariwisata.

Fleet Management System dari TransTRACK berperan sebagai remote untuk armada agar perusahaan dapat mengontrol penuh armada dari jarak jauh. Perusahaan juga dapat memonitor mengenai penggunaan bahan bakar, keadaan pengemudi, komunikasi 2 arah, dan fitur andalan lainnya.

TransTRACK memiliki GPS Tracker, Immobilizer, Komunikasi 2 Arah, Kelelahan Pengemudi, dan fitur keselamatan terpercaya lainnya untuk menjadikan Sistem Manajemen Keselamatan yang kuat. Dengan kemampuan tersebut, korporasi dapat memantau lokasi kendaraan dari jarak jauh, tingkah laku pengemudi di dalam kendaraan, berinteraksi dengan pengemudi tanpa memegang ponsel, dan mematikan mesin dari jarak jauh jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Sejalan dengan Dinas Perhubungan untuk peraturan kendaraan pariwisata, TransTRACK juga memiliki Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) terutama pada fitur-fitur keamanan andalannya. Penerapan SMK ini juga dimulai dari sistem Labeling bagi angkutan umum di Bali yang akan berguna untuk meningkatkan keamanan pengemudi serta penumpang, menghentikan praktek kartel maupun sindikat pelaku pariwisata dalam penerapan komisis yang tidak rasional.
Teknologi TransTRACK juga didukung oleh kartu SIM Card Global untuk mengurangi blank spot (hilangnya koneksi jaringan seluler) dan memberikan riwayat perjalanan yang lebih lengkap. TransTRACK juga menggunakan Artificial Intelligence pada Sensor Bahan Bakar untuk meningkatkan akurasi pemantauan bahan bakar hingga 98%, lebih tinggi dibandingkan sensor bahan bakar yang terdapat pada sistem GPS pada umumnya. Terlebih lagi, TransTRACK juga telah terintegrasi dengan sistem Kementerian Perhubungan RI yang memungkinkan pemberian izin trayek angkutan penumpang.

Topic

event